"Ingat Nama dia masih sangat barum di mata masyarakat Jawa. Dia masih disegani, biahkin masih dianggap sebagai pemimpin mereka. Kalau kita membunuhnya, itu samia saja kcita semakin dalam menanam kebencian penduduk kepada Belanda" "Betul juga, Jenderal, kata Cleerens. Xolonel Ini juga menyadari keletihan pasukannya yang mulai ogah-ogahan menjalankan perintah. Andal pun ia paksakan untuk menyerang persembunyian Diponegoro, belum tentu berhasil kcarena semangat anak buahnya benar-benar drop. "Kalau tidak menyerang lalu apa yang akan kita lakukan?" "Menangkapnya. Lalu, memberikan dakwaan bahwa dia telah melawan hukum, lalu kita hukum dia"

Sumber: Yudhi AW. Dipanegora Pangeran Bermata Tm Berklat ima Yogyakarta. Diva Press, 2020

3. Kutipan novel sejarah tersebut menceritakan perjuangan..


4. Kolonel Cleerens berwatak...​

"Ingat Nama dia masih sangat barum di mata masyarakat Jawa. Dia masih disegani, biahkin masih dianggap sebagai pemimpin mereka. Kalau kita membunuhnya, itu samia saja kcita semakin dalam menanam kebencian penduduk kepada Belanda" "Betul juga, Jenderal, kata Cleerens. Xolonel Ini juga menyadari keletihan pasukannya yang mulai ogah-ogahan menjalankan perintah. Andal pun ia paksakan untuk menyerang persembunyian Diponegoro, belum tentu berhasil kcarena semangat anak buahnya benar-benar drop. "Kalau tidak menyerang lalu apa yang akan kita lakukan?" "Menangkapnya. Lalu, memberikan dakwaan bahwa dia telah melawan hukum, lalu kita hukum dia"

Sumber: Yudhi AW. Dipanegora Pangeran Bermata Tm Berklat ima Yogyakarta. Diva Press, 2020

3. Kutipan novel sejarah tersebut menceritakan perjuangan..


4. Kolonel Cleerens berwatak...​

Jawaban:

3. Diponegoro

4. antagonis